Monday, April 18, 2016

Antara Diam dan Bergerak

Dia diam, padahal dia bergerak. Dia bergerak, padahal dia diam. Dia diam karena tlah meminjam lidah orang banyak untuk berbicara. Dia bergerak karena gagasannya, kaki tangannya, karya dan semangatnya telah mewakili dirinya. Memang, diam dan bergerak hakikatnya sama, sama-sama perbuatan. Aku pun bergerak, maka aku pun diam. Aku diam, maka aku bergerak bersamanya, melempar dari ruang2 sempit, melawan dari balik tembok, dan menyerang lewat semilir angin malam (Facebook: Abah Jufri, 23 Januari 2015)

No comments:

Post a Comment